Picha2pyon’s Weblog











{April 15, 2008}   penyakit jantung

Serangan jantung

Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari

Jantung

Jantung

Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu pada orang Amerika dewasa. Setiap tahunnya, di Amerika Serikat:

  • 478000 orang meninggal karena penyakit jantung koroner.
  • 1,5 juta orang mengalami serangan jantung.
  • 407000 orang mengalami operasi peralihan.
  • 300000 orang menjalani angioplasti.

Penyakit jantung, stroke, dan penyakit periferal arterial merupakan penyakit yang mematikan. Di seluruh dunia, jumlah penderita penyakit ini terus bertambah. Ketiga kategori penyakit ini tidak lepas dari gaya hidup yang kurang sehat yang banyak dilakukan seiring dengan berubahnya pola hidup.

Faktor-faktor pemicu serangan jantung ialah Merokok, mengonsumsi makanan berkolestrol tinggi, kurang gerak, malas berolahraga, stres, dan kurang istirahat.

Pengenalan Jantung

Jantung adalah organ berupa otot, berbentuk kerucut, berongga dan dengan basisnya di atas dan puncaknya di bawah. Apex-nya (puncak) miring ke sebelah kiri. Berat jantung kira-kira 300 gram. Agar jantung berfungsi sebagai pemompa yang efisien, otot-otot jantung, rongga atas dan rongga bawah harus berkontraksi secara bergantian. Laju denyut-denyut jantung atau kerja pompa ini dikendalikan secara alami oleh suatu “pengatur irama”. Ini terdiri dari sekelompok secara khusus, disebut nodus sinotrialis, yang terletak didalam dinding serambi kanan. Sebuah impuls listrik yang ditransmisikan dari nodus sinotrialis ke kedua serambi membuat keduanya berkontraksi secara serentak. Arus listrik ini selanjutnya di teruskan ke dinding-dinding bilik, yang pada gilirannya membuat bilik-bilik berkontraksi secara serentak. Periode kontraksi ini disebut systole. Selanjutnya periode ini diikuti dengan sebuah periode relaksasi pendek – kira-kira 0,4 detik – yang disebut diastole, sebelum impuls berikutnya datang. Nodus sinotrialus menghasilkan antara 60 hingga 72 impuls seperti ini setiap menit ketika jantung sedang santai. Produksi impuls-impuls ini juga dikendalikan oleh suatu bagian sistem syaraf yang disebut sistem syaraf otonom, yang bekerja diluar keinginan kita. Sistem listrik built-in inilah yang menghasilkan kontraksi-kontraksi otot jantung beirama yang disebut denyut jantung.

[sunting] Faktor-faktor Resiko Penyakit Jantung Koroner

  • Memasuki usia 45 tahun bagi pria.
Sangat penting bagi kaum pria untuk menyadari kerentanan mereka dan mengambil tindakan positif untuk mencegah datangnya penyakit jantung.
  • Bagi wanita, memasuki usia 55 tahun atau mengalami menopause dini (sebagai akibat operasi).
Wanita mulai menyusul pria dalam hal resiko penyakit jantung setelah mengalami menopause.
  • Riwayat penyakit jantung dalam keluarga.
Riwayat serangan jantung didalam keluarga sering merupakan akibat dari profil kolesterol yang tidak normal.
  • Diabetes.
Kebanyakan penderita diabetes meninggal bukanlah karena meningkatnya level gula darah, namun karena kondisi komplikasi jantung mereka.
  • Merokok.
Resiko penyakit jantung drai merokok setara dengan 100 pon kelebihan berat badan – jadi tidak mungkin menyamakan keduanya.
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Kegemukan (obesitas).
Obesitas tengah (perut buncit) adalah bentuk dari kegemukan. Walaupun semua orang gemuk cenderung memiliki resiko penyakit jantung, orang dengan obesitas tengah lebih-lebih lagi.
  • Gaya hidup buruk.
Gaya hidup yang buruk merupakan salah satu akar penyebab penyakit jantung – dan menggantinya dengan kegiatan fisik merupakan salah satu langkah paling radikal yang dapat diambil.
  • Stress.
Banyak penelitian yang sudah menunjukkan bahwa, bila menghadapi situasi yang tegang, dapat terjadi arithmias jantung yang membahayakan jiwa.

Serangan Jantung

Serangan jantung adalah suatu kondisi ketika kerusakan dialami oleh bagian otot jantung (myocardium) akibat mendadak sangat berkurangnya pasokan darah ke situ. Berkurangnya pasokan darah ke jantung secara tiba-tiba dapat terjadi ketika salah satu nadi koroner ter blokade selama beberapa saat, entah akibat spasme – mengencangnya nadi koroner – atau akibar pergumpalan darah – thrombus. Bagian otot jantung yang biasanya di pasok oleh nadi yang terblokade berhenti berfungsi dengan baik segera setelah splasme reda dengan sendirinya, gejala-gejala hilang secara menyeluruh dan otot jantung berfungsi secara betul-betul normal lagi. Ini sering disebut crescendo angina atau coronary insufficiency. Sebaliknya, apabila pasokan darah ke jantung terhenti sama sekali, sel-sel yang bersangkutan mengalami perubahan yang permanen hanya dalam beberapa jam saja dan bagian otot jantung termaksud mengalami penurunan mutu atau rusak secara permanen. Otot yang mati ini disebut infark.



{April 1, 2008}   paru-paru

Kanker Paru-Paru  

 

Tentang Kanker

Anak-anak yang lahir tahun 1985, diperkirakan sepertiganya akan pernah menderita kanker, dan kira-kira seperempatnya akan meninggal karena kanker. Kita semua memiliki keluarga atau teman yang mengidap kanker. Tabel berikut memaparkan jumlah pengidap kanker di US tahun 1993.

  Jumlah
Penderita
Jumlah
Kematian
Persen Kematian
dari Seluruh
Kanker
Paru-Paru 170 000 149 000 28%
Usus Besar 152 000 57 000 11%
Payudara 183 000 46 300 9%
Leukemia 93 000 50 000 9%
Prostat 165 000 35 000 7%

Kanker pembunuh terbesar, yaitu kanker paru-paru, membunuh hampir 90% penderitanya, atau hampir 30% dari seluruh kematian akibat kanker. Namun sesungguhnya justru kanker paru-parulah yang paling mudah dicegah. Surver dalam beberapa dekade menunjukkan bahwa satu-satunya penyebab mayoritas kanker paru-paru adalah asap rokok.

 

Karsinogen

Zat-zat karsinogen (pemicu kanker) yang terkandung pada rokok adalah:

  • vinyl chloride
  • benzo (a) pyrenes
  • nitroso-nor-nicotine

Satu-satunya zat yang lebih berbahaya daripada asap rokok dalam memicu kanker paru-paru adalah zat-zat radioaktif. Itu pun jika dimakan atau dihidap dalam kadar yang cukup. 

Efek Kanker Paru-Paru

Gambar di bawah menunjukkan paru-paru yang dirusak oleh kanker. Gambar di kanan (diperbesar) menunjukkan alveoli yang terkena kanker.

 

Kematian umumnya bukan terjadi karena kesulitan bernafas yang diakibatkan oleh membesarnya kanker, tetapi karena posisi paru-paru dalam sistem peredaran darah menjadikan kanker mudah menyebar ke seluruh tubuh. Penyebaran metastase ke arah otak dan bagian kritis lainnya lah yang mengakibatkan kematian itu. 90% penderita meninggal dalam 3 tahun setelah diagnosis.

 

Korelasi Dengan Rokok

Industri rokok menganggap bahwa kaitan antara jumlah penderita kanker paru-paru dengan tingginya konsumsi rokok hanay merupakan kebetulan. Namun grafik-grafik di bawah, dari berbagai penelitian menunjukkan korelasi yang sangat positif dan sangat konsisten bahwa satu-satunya penyebab kanker paru-paru secara umum adalah konsumsi rokok.



{April 1, 2008}   uranus
Uranus:

Once considered one of the blander-looking planets, Uranus (pronounced YOOR un nus) has been revealed as a dynamic world with some of the brightest clouds in the outer solar system and 11 rings. The first planet found with the aid of a telescope, Uranus was discovered in 1781 by astronomer William Herschel. The seventh planet from the Sun is so distant that it takes 84 years to complete one orbit. Uranus, with no solid surface, is one of the gas giant planets (the others are Jupiter, Saturn, and Neptune).

The atmosphere of Uranus is composed primarily of hydrogen and helium, with a small amount of methane and traces of water and ammonia. Uranus gets its blue-green color from methane gas. Sunlight is reflected from Uranus’ cloud tops, which lie beneath a layer of methane gas. As the reflected sunlight passes back through this layer, the methane gas absorbs the red portion of the light, allowing the blue portion to pass through, resulting in the blue-green color that we see. The planet’s atmospheric details are very difficult to see in visible light. The bulk (80 per-cent or more) of the mass of Uranus is contained in an extended liquid core consisting primarily of ‘icy’ materials (water, methane, and ammonia), with higher-density material at depth.

Read More About Uranus

Just the Facts
Distance from the Sun: 
2,870,972,200 km
Equatorial Radius: 
25,559 km
Volume: 
59,142,000,000,000 km3
Mass: 
86,849,000,000,000,000,000,000,
000 kg
Resources


{April 1, 2008}   mars

Mars:

The red planet Mars has inspired wild flights of imagination over the centuries, as well as intense scientific interest. Whether fancied to be the source of hostile invaders of Earth, the home of a dying civilization, or a rough-and-tumble mining colony of the future, Mars provides fertile ground for science fiction writers, based on seeds planted by centuries of scientific observations.

We know that Mars is a small rocky body once thought to be very Earth-like. Like the other “terrestrial” planets – Mercury, Venus, and Earth – its surface has been changed by volcanism, impacts from other bodies, movements of its crust, and atmospheric effects such as dust storms. It has polar ice caps that grow and recede with the change of seasons; areas of layered soils near the Martian poles suggest that the planet’s climate has changed more than once, perhaps caused by a regular change in the planet’s orbit. Martian tectonism – the formation and change of a planet’s crust – differs from Earth’s. Where Earth tectonics involve sliding plates that grind against each other or spread apart in the seafloors, Martian tectonics seem to be vertical, with hot lava pushing upwards through the crust to the surface. Periodically, great dust storms engulf the entire planet. The effects of these storms are dramatic, including giant dunes, wind streaks, and wind-carved features.

Read More About Mars

Just the Facts
Distance from the Sun: 
227,936,640 km
Equatorial Radius: 
3,397 km
Volume: 
163,140,000,000 km3
Mass: 
641,850,000,000,000,000,000,000 kg
Resources


{Maret 25, 2008}   pengertian blog

Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam, dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis. Banyak juga weblog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, yang dapat memperkenankan para pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersifat non-interaktif.



{Februari 12, 2008}   tigkat sosial masyarakat indonesia

kenapa tidak mau ikut program asuransi?Pertama: karena adanya imej yang buruk dari asuransi itu sendiri.imej yang terbentuk selama ini berdasarkan pengalaman dari masyarakat yang telah mengikuti program asuransi sebelumnya, dimana program asuransi hanya manis diawal tapi pahit dibelakang.Terbukti apabila ada klien yang mengajukan klaim cenderung pihak asuransi mempersulit proses kadang klaim yang diajukan tidak cair.perlu kita ingat bahwa pelanggan yang tidak puas akan mengatakan ke 10 orang lainnya yang mungkin mereka adalah calon pelanggan kita. Kedua: dari segi kesejahteraan, masyarakat indonesia masih kurang. Bisa dikatakan bahwa asuransi merupakan kebutuhan tersier, jadi masyarakat indonesia akan memenuhi kebutuhan primernya dahulu baru kebutuhan lainnya.Oleh karena itu anggapan masyarakat asuransi bukanlah suatu yang penting. Ketiga: Kurangnya kesadaran masyarakat.
Cara mengatasinya : mengubah imej buruk masyarakat tentang asuransi yaitu dengan memberikan pelayanan yang baik, mempermudah pengajuan klaim. Perlu adanya peran pemerintah untuk mengkomunikasikan pentingnya asuransi



{Februari 12, 2008}   keadaan ekonomi dagang saat ini

BERITA SEPUTAR NSW

ASEAN 2015 Jangan Sampai Jadi Pecundang
Diposting Oleh : Tim Persiapan NSW , Tanggal : 12-Des-2007 jam 08:50:36 , 100 x dibaca

Pelaku usaha dan pemerintah perlu bergegas menyiapkan diri menghadapi Pasar Tunggal ASEAN 2015. Jika tidak, Indonesia dengan jumlah penduduk terbesar di ASEAN serta daya saing industri yang masih tertinggal akan dimanfaatkan sebagai pasar saja, tanpa kemampuan memanfaatkan peluang ekonomi di pasar regional itu.

Dalam rangka implementasi penyederhanaan prosedur ekspor, impor, dan proses kepabeanan di lingkungan ASEAN atau dikenal dengan ASEAN single window, Indonesia juga menargetkan akhir tahun ini national single window sudah jalan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Pelaku usaha dan pemerintah perlu bergegas menyiapkan diri menghadapi Pasar Tunggal ASEAN 2015. Jika tidak, Indonesia dengan jumlah penduduk terbesar di ASEAN serta daya saing industri yang masih tertinggal akan dimanfaatkan sebagai pasar saja, tanpa kemampuan memanfaatkan peluang ekonomi di pasar regional itu.

Terbentuknya Masyarakat Ekonomi atau Pasar Tunggal ASEAN juga memang diyakini menjadi strategi penting untuk menghadapi arus besar globalisasi. Tanpa integrasi ekonomi, posisi tawar negara- negara anggota ASEAN untuk menarik investasi juga akan kian melemah karena jaringan produksi membutuhkan pemanfaatan potensi kawasan secara terintegrasi.

Pakar pemasaran Hermawan Kartajaya, Direktur PT HM Sampoerna Tbk Andrew White, Wakil Presiden Direktur PT Indofood Sukses Makmur Franciscus Welirang, serta Ketua Komite Tetap Kebijakan Publik Kamar Dagang dan Industri Utama Kajo mendiskusikan peluang korporasi Indonesia dalam Pasar Tunggal ASEAN itu pada forum seminar di Jakarta, Kamis (31/5).

Hermawan mengingatkan, arus besar globalisasi lebih kerap memunculkan kalangan yang kalah secara ekonomi daripada pemenang. “Oleh karena itu, globalisasi akan memunculkan lokalisasi yang pada akhirnya membentuk regionalisasi. Itulah sebabnya Uni Eropa terbentuk. Tidak ada yang kuat sendirian melawan globalisasi. Baru sekarang ASEAN mau bergegas mengejar ketinggalan dalam penguatan ekonomi regional ini,” ujarnya.

Dalam pertemuan menteri ekonomi ASEAN di Brunei Darussalam awal Mei lalu, ditetapkan bahwa integrasi ekonomi ini akan membentuk pasar dan basis produksi tunggal yang memungkinkan adanya aliran bebas barang, jasa, modal, investasi, dan pekerja terampil.

Melalui integrasi ini, ditargetkan pula terbentuknya kawasan yang berdaya saing tinggi serta terintegrasi dengan ekonomi global. Integrasi ekonomi juga ditujukan untuk mengurangi kesenjangan pembangunan ekonomi di kawasan ini.

Andrew White meyakini, bagi Indonesia, terbentuknya Pasar Tunggal ASEAN akan mendorong produktivitas, efisiensi, dan daya saing pelaku usaha. Posisi tawar negara anggota ASEAN dalam menggaet investasi dan berhadapan dengan mitra dagang utamanya pun diyakini meningkat jika kawasan ini terintegrasi secara ekonomi.

Saat ini, perdagangan antarnegara ASEAN masih jauh lebih rendah daripada perdagangan negara-negara ASEAN dengan mitra dagang di luar ASEAN. Demikian pula arus investasi intra-ASEAN dibandingkan dengan ekstra-ASEAN. Data Sekretariat ASEAN menunjukkan, hanya sekitar 25 persen pangsa perdagangan antarnegara ASEAN dibandingkan perdagangan negara-negara itu dengan mitranya di luar ASEAN.

“Padahal, mitra dagang utama ASEAN seperti AS, misalnya, getol membuat perjanjian perdagangan bebas (termasuk dengan masing-masing negara anggota ASEAN) untuk memperkuat kemitraan dagang. Itu seperti meninggalkan uang di atas meja untuk dimanfaatkan oleh kompetitor kita,” ujar Andrew.

Memperkuat pasar domestik

Akan tetapi, Indonesia masih harus menata pasar domestik dan industri nasionalnya dengan tenggat yang ada agar dapat memanfaatkan peluang dalam integrasi ekonomi tersebut. Indonesia sudah “berprestasi” baik dalam membuka pasar domestik dalam kerangka kawasan perdagangan bebas ASEAN (ASEAN Free Trade Area/AFTA) sebagai langkah menuju integrasi ekonomi kawasan tersebut.

Rata-rata tarif bea masuk Common Effective Preferential Tariff (CEPT) Indonesia tahun 2007 tercatat sebesar 2,7 persen. Saat ini, 65,5 persen dari total pos tarif di Indonesia telah menjadi nol persen. Pada tahun 2002, rata-rata tarif bea masuk CEPT itu masih 4,3 persen.

Dalam rangka implementasi penyederhanaan prosedur ekspor, impor, dan proses kepabeanan di lingkungan ASEAN atau dikenal dengan ASEAN single window, Indonesia juga menargetkan akhir tahun ini national single window sudah jalan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Meski demikian, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Departemen Perdagangan Arief Adang mengingatkan, Indonesia masih harus bergegas mengatasi ketinggalan dalam harmonisasi standar produk di ASEAN.

Saat ini sudah terdapat harmonisasi standar untuk 140 jenis produk di ASEAN, dan ditargetkan mencapai 189 produk pada tahun 2011. Padahal, Indonesia baru memiliki 19 standar produk SNI yang sudah diharmonisasikan dengan standar ASEAN.

“Artinya, walaupun pasar itu sudah terbuka, produk kita tidak akan bisa masuk pasar ASEAN kalau tidak punya standar produknya,” ujar Arief. Standar juga merupakan salah satu instrumen yang diperlukan untuk mengamankan pasar domestik.

Secara lebih mendasar, kondisi pasar dan industri nasional saat ini masih jauh dari siap untuk bertarung di kawasan ekonomi terintegrasi ASEAN. Utama Kajo menyebutkan, perlu penataan regulasi di tingkat nasional dan daerah, termasuk di bidang ritel, untuk memastikan pasar domestik berjalan lebih sehat sekaligus melindungi konsumen.

Ketidakmampuan Indonesia menangani membanjirnya produk ilegal di pasar domestik merupakan masalah klise yang belum teratasi.

Di sisi lain, ekspor yang masih bertumpu pada komoditas primer tak lepas dari kebijakan industri nasional yang mengabaikan peningkatan nilai tambah, khususnya pada produk berbasis bahan baku dari dalam negeri.

Produktivitas tenaga kerja Indonesia yang masih jauh tertinggal dibandingkan dengan pekerja di negara-negara ASEAN lainnya juga menjadi ganjalan serius.

Mengutip kajian Bank Dunia, Utama mencontohkan, jika tenaga kerja Indonesia membutuhkan waktu 12 jam untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, pekerja di Thailand hanya perlu 2 jam 40 menit untuk pekerjaan serupa. Di Singapura, malah hanya dalam waktu 45 menit.

Fokus pada peningkatan kemampuan sumber daya manusia, produktivitas, serta efisiensi semakin penting karena industri di negara-negara ASEAN umumnya menghasilkan produk yang hampir sama.

Berbagai pemeringkatan menunjukkan Indonesia, yang pernah dikenal sebagai “pemimpin” ASEAN, kini sudah tertinggal dari tetangganya. Tanpa keseriusan berbenah, pasar tunggal yang seharusnya menjadi peluang justru akan membuat Indonesia terlindas.

Sumber Kompas



{Februari 12, 2008}   proses terjadinya bayi kembar

Proses Terjadinya Kehamilan Kembar atau Kehamilan Lebih Dari Satu.
Oleh Dr.suririnah
Minggu, 28-Agustus-2005, 20:39:11 14179 klik Send this story to a friend Printable Version
Bagaimana proses Terjadinya Kehamilan Kembar atau Kehamilan Lebih Dari Satu? Bagaimana mengetahui kalau anda memiliki kehamilan kembar? Apa itu kembar monozigot dan dizigot?—–
Beberapa tahun belakangan kehamilan kembar atau lebih dari satu sedang meningkat. Secara umum, hal ini karena peningkatan penggunaan obat untuk fertilitas (kesuburan), tapi kehamilan kembar juga dikarenakan sebab lainnya, seperti usia ibu saat kehamilan, wanita dengan riwayat persalinan yang sering, wanita yang hamil segera setelah berhenti minum pil KB dan juga lebih tinggi pada orang yang memilik keturunan atau genetik kembar.

Bagaimana proses terjadinya kembar ?

Kembar identik yang disebut juga sebagai kembar Monozygotik, yaitu kembar yang berasal dari satu telur. Mempunyai gen yang sama, jenis kelamin yang sama, dan muka yang serupa.

Proses terjadinya kembar identik yaitu karena pada masa pembuahan sebuah sel telur matang di buahi oleh sebuah sperma yang membantuk zygote, kemudian zygote ini akan membelah.

Jika pembelahan zygote ini terjadi saat awal pembuahan (1-3 hari setelah pembuahan) maka setiap embrio biasanya akan memiliki kantong ketuban yang berbeda, dan satu plasenta.

Tetapi bila pembelahan terjadi setelah 14 hari maka kemungkinan kembar akan terjadi join / menempel bersama pada bagian dari tubuhnya atau pembelahan yang tidak sempurna yang disebut sebagai kembar siam lebih tinggi. Jadi kembar siam terjadi pada kembar monozygot. Dengan pemeriksaan USG (utrasonografi) dokter akan dapat menilai keadaan dari janin, jenis kelamin, kelainan maupun posisi dll.

Kembar fraternal yang disebut juga sebagai kembar dizygotik, yaitu kembar yang berasal dari dua telur. Mereka biasanya tidak terlalu mirip atau seperti kakak adik saja, Tidak selalu memiliki jenis kelamin yang sama dimana : ½ bagian dari kembar fraternal adalah anak laki – anak perempuan; ¼ bagian adalah anak laki – anak laki dan ; ¼ bagian lagi anak perempuan-anak perempuan.

Proses terjadinya kembar fraternal yaitu karena pada masa pembuahan terdapat dua buah sel telur matang yang akan masing- masing di buahi oleh sperma yang berbeda. Karena berasal dari dua telur dan sperma yang berbeda maka masing- masing mempunyai kantung ketuban dan plasenta sendiri. Jadi kembar fraternal, adalah terjadinya 2 proses pembuahan dalam satu kehamilan.

Kira-kira 2/3 bagian dari bayi kembar adalah kembar fraternal.

Biasanya dokter akan data menyatakan kembar identik atau fraternal setelah proses kelahiran dengan menilai dari plasentannya.

Bagaimana mengetahui jika anda hamil kembar?

Banyak orang menemukan bahwa ia mempunyai kehamilan kembar saat awal kehamilannya melalui USG (Ultrasonografi) yang dilakukan. Yang lain menilai kehamilan kembar ini dari pertumbuhan rahim yang cepat sehingga menimbulkan kecurigaan terjadinya kehamilan kembar. Atau saat pemeriksaan kehamilan dokter akan merasakan 2 buah kepala yang berbeda atau dua buah detak jantung janin.

Pemeriksaan USG (ultrasonografi) akan memastikan kecurigaan adanya kehamilan kembar dengan lebih tepat dan aman.

© Dr. Suririnah- http://www.infoibu.com

Artikel yang berhubungan:
Beberapa Prinsip Makan yang Baik Selama Kehamilan

Persiapan Yang Dapat Dilakukan Untuk Kehamilan Kembar.

Metode Kangguru Untuk Merawat Bayi Prematur



{Februari 12, 2008}   penyakit gagal ginjal

Penyakit ginjal banyak yang dapat bersifat kronis, karenanya lebih baik menemukan secara dini dan mengatasinya sehingga tidak menjadi berkepanjangan yang menimbulkan kerugian yang besar.
Anatomi. Dijelaskan tentang ginjal yang berukuran panjang 11-12 cm, lebar 5-7 cm, tebal 2,3-3 cm, kira-kira sebesar kepalan tangan. Ginjal terbentuk oleh unit yang disebut nephron yang berjumlah 1-1,2 juta buah pada tiap ginjal. Unit nephron dimulai dari pembuluh darah halus / kapiler, bersifat sebagai saringan disebut Glomerulus, darah melewati glomerulus/ kapiler tersebut dan disaring sehingga terbentuk filtrat (urin yang masih encer) yang berjumlah kira-kira 170 liter per hari, kemudian dialirkan melalui pipa/saluran yang disebut Tubulus. Urin ini dialirkan keluar ke saluran Ureter, kandung kencing, kemudian ke luar melalui Uretra.
Fungsi ginjal. Ginjal adalah organ yang mempunyai pembuluh darah yang sangat banyak (sangat vaskuler) tugasnya memang pada dasarnya adalah ”menyaring/membersihkan” darah. Aliran darah ke ginjal adalah 1,2 liter/menit atau 1.700 liter/hari, darah tersebut disaring menjadi cairan filtrat sebanyak 120 ml/menit (170 liter/hari) ke Tubulus. Cairan filtrat ini diproses dalam Tubulus sehingga akhirnya keluar dari ke-2 ginjal menjadi urin sebanyak 1-2 liter/hari. Sebagai resume, fungsi ginjal adalah sbb: 1.Bertugas sebagai sistem filter/saringan, membuang ”sampah”. 2. Menjaga keseimbangan cairan tubuh. 3. Produksi hormon yang mengontrol tekanan darah. 4. Produksi Hormon Erythropoietin yang membantu pembuatan sel darah merah. 5.Mengaktifkan vitamin D untuk memelihara kesehatan tulang.
Penyebab Penyakit Ginjal. 1. Penyakit Umum/Sistemik: Kencing Manis = Diabetes Mellitus, Hipertensi, Cholesterol tinggi – Dyslipidemia, SLE: Penyakit Lupus, Penyakit Kekebalan Tubuh lain, Asam urat tinggi – Hyperuricemia – Gout, Infeksi di badan: Paru (TBC), Sifilis, Malaria, Hepatitis, Preeklampsia, Obat-obatan, Amiloidosis, Kehilangan carian banyak yang mendadak: muntaber, perdarahan, luka bakar. Hal-hal tersebut di atas dapat berakibat gangguan/penyakit pada ginjal. 2. Penyakit lokal pada ginjal: Penyakit pada Saringan (Glomerulus) – Glomerulonephritis, Infeksi: kuman – Pyelonephrits, Ureteritis, Batu: Bakat/ turunan, kelainan proses di ginjal – Nephrolithiasis, Kista: di ginjal – Polcystic Kidney, Trauma: benturan, terpukul, Keganasan – Kanker – Malignancy, Sumbatan: batu, tumor, penyempitan/striktur.
Kumpulan Gejala. Terdapat bermacam-macam penyakit ginjal, sehingga pasien datang ke dokter juga dengan macam-macam gejala. Berikut ini kemungkinan datangnya seorang pasien dengan kumpulan gejala /sindrom penyakit ginjal sebagai berikut: 1. Gagal Ginjal Akut: gangguan ginjal mendadak, fungsi ginjal ”anjlok”, tidak keluar urin. 2.Nefritis akut: penyakit mendadak pada saringan ginjal (glomerulus), muka, tungkai bengkak, ditemukan protein & darah di urin. 3.Gagal Ginjal Kronik: gangguan kronis/ menahun pada ginjal sehingga fungsi ginjal turun. Keluhan & gejala a.l.: lemas, nafsu makan, mual, pucat, kencing sedikit, sesak napas. 4. Sindrom Nefrotik: gangguan pada saringan ginjal, terjadi kebocoran hebat protein dari darah melalui glomerulus/ saringan ke urin, terdapat bengkak muka – kaki – perut, cholesterol naik. 5. Infeksi Saluran Kemih: infeksi di ginjal – saluran kemih lainnya, bisa akut bisa kronis. Sakit pinggang, demam, kencing sakit, bisa hanya pegal pinggang. 6. Gangguan pada Tubulus ginjal. 7. Hipertensi: umumnya tanpa gejala. 8. Batu ginjal/Saluran Kemih: nyeri hebat kolik, darah di urin. 9. Obstruksi Saluran Kemih: saluran kemih terbendung oleh tumor, striktur / penyempitan. 10.Gangguan ginjal: tetapi bisa tanpa gejala (asymptomatik).
Jadi bila mencurigai ada gangguan/penyakit ginjal, disarankan lakukan pemeriksaan yang paling sederhana yaitu memeriksakan Urin Lengkap di laboratorium sebagai data/fakta awal untuk proses selanjutnya menemukan adanya penyakit ginjal.
Gejala penyakit ginjal dapat digolongkan pada dua golongan: Akut dan Kronis. I. Akut: Bengkak mata, kaki, nyeri pinggang hebat (kolik), kencing sakit, demam, kencing sedikit, kencing merah /darah, sering kencing. Kelainan Urin: Protein, Darah / Eritrosit, Sel Darah Putih / Lekosit, Bakteri. II. Kronis: Lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, pucat/anemi. Kelainan urin: Protein, Eritrosit, Lekosit. Kelainan hasil pemeriksaan Lab. lain: Creatinine darah naik, Hb turun, Urin: protein selalu positif.
Penanganan pasien. Penanganan pasien dengan penyakit ginjal biasanya dilakukan langkah-langkah sebagai berikut: 1. Periksa-Diagnosa: Pengenalan dini Gagal Ginjal (GG). 2. Kontrol: Monitoring progresivitas GG. 3. Penyebab: Deteksi dan lakukan koreksi terhadap penyebab GG yang reversible, yang masih bisa disembuhkan. 4. Perlambat: Melakukan intervensi pengobatan/tindakan untuk memperlambat progresivitas GG. 5. Ginjal Sensitif: Hindari kerusakan tambahan pada ginjal: obat/jamu yang toksik terhadap ginjal, obati infeksi yang ada, atasi kekurangan cairan misalnya pada muntaber. 6. Obati Komplikasi: Berikan terapi terhadap komplikasi GG. 7. Terapi Pengganti: Rencanakan Terapi Pengganti Ginjal.
Pencegahan penyakit ginjal. Prinsip-prinsip pencegahan penyakit ginjal adalah sebagai berikut:
I. Pada orang dengan Ginjal Normal : A. Pada Individu berisiko: yaitu ada keluarga yang 1. Berpenyakit ginjal turunan seperti: Batu Ginjal, Ginjal Polikistik, atau 2. Berpenyakit umum: Diabetes Mellitus, Hipertensi, Dislipidemia (Cholesterol tinggi), Obesitas, Gout. Pada kelompok ini ikuti pedoman yang khusus untuk menghindari penyakit tersebut di atas, sekali-sekali kontrol/periksa ke dokter/labratorium. B. Individu yang tanpa risiko: Hidup sehat, Pahami tanda-tanda sakit ginjal: BAK terganggu / tidak normal, Nyeri pinggang, Bengkak mata / kaki, Infeksi di luar ginjal: leher/tenggorokan, Berobat/kontrol untuk menghindari: fase kronik /berkepanjangan.
II. Pada orang dengan Ginjal terganggu ringan /sedang: Hati-hati: obat rematik, antibiotika tertentu, Infeksi: obati segera, Hindari kekurangan cairan (muntaber), Kontrol secara periodik
III. Ginjal terganggu berat / terminal: Terapi Pengganti Ginjal (Renal Replacement Treatment)

Dr. Nico A. Lumenta, K.Nefro
Konsultan Ginjal-Hipertensi
RS Mediros



{Februari 12, 2008}   leukimia

Leukemia
Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Langsung ke: navigasi, cari
Leukemia
Sediaan sumsum tulang dengan pewarnaan Wright. Sediaan menujukkan leukemia limfoblastik akut prekurisr sel-B.
ICD-10 C91-ICD-10 Chapter C|C95
ICD-9 208.9
ICD-O: 9800-9940
DiseasesDB 7431

Leukemia atau kanker darah adalah sekelompok penyakit neoplastik yang beragam, ditandai oleh perbanyakan secara tak normal atau transformasi maligna dari sel-sel pemebntuk darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid. Sel-sel normal di dalam sumsum tulang digantikan oleh sel tak normal atau abnormal. Sel abnormal ini keluar dari sumsum dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Sel leukemia mempengaruhi hematopoiesis atau proses pemebentukan sel darah normal dan imunitas tubuh penderita.

Kata leukemia berarti “darah putih”, karena pada penerita ditemukan banyak sel darah putih sebelum diberi terapi. Sel darah putih yang tampak banyak merupakan sel yang muda, misalnya promielosit. Jumlah yang semakin meninggi ini dapat mengganggu fungsi normal dari sel lainnya.

Leukemia dapat diklasifikasikan atas dasar:

[sunting] Perjalanan alamiah penyakit: akut dan kronis

Leukemia akut ditandai dengan suatu perjalanan penyakit yang sangat cepat, mematikan, dan memburuk. Apabila tidak diobati segera, maka penderita dapat meninggal dalam hitungan minggu hingga hari. Sedangkan leukemia kronis memiliki perjalanan penyakit yang tidak begitu cepat sehingga memiliki harapan hidup yang lebih lama, hingga lebih dari 1 tahun.

[sunting] Tipe sel predominan yang terlibat: limfoid dan mieloid

Kemudian, penyakit diklasifikasikan dengan jenis sel yang ditemukan pada sediaan darah tepi.

* Ketika leukemia mempengaruhi limfosit atau sel limfoid, maka disebut leukemia limfositik.
* Ketika leukemia mempengaruhi sel mieloid seperti neutrofil, basofil, dan eosinofil, maka disebut leukemia mielositik.

[sunting] Jumlah leukosit dalam darah

* Leukemia leukemik, bila jumlah leukosit di dalam darah lebih dari normal, terdapat sel-sel abnormal
* Leukemia subleukemik, bila jumlah leukosit di dalam darah kurang dari normal, terdapat sel-sel abnormal
* Leukemia aleukemik, bila jumlah leukosit di dalam darah kurang dari normal, tidak terdapat sel-sel abnormal

[sunting] Prevalensi empat tipe utama

Dengan mengombinasikan dua klasifikasi pertama, maka leukemia dapat dibagi menjadi:

* Leukemia limfositik akut (LLA) merupakan tipe leukemia paling sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini juga terdapat pada dewasa yang terutama telah berumur 65 tahun atau lebih
* Leukemia mielositik akut (LMA) lebih sering terjadi pada dewasa daripada anak-anak.Tipe ini dahulunya disebut leukemia nonlimfositik akut.
* Leukemia limfositik kronis (LLK) sering diderita oleh orang dewasa yang berumur lebih dari 55 tahun. Kadang-kadang juga diderita oleh dewasa muda, dan hampir tidak ada pada anak-anak
* Leukemia mielositik kronis (LMK) sering terjadi pada orang dewasa. Dapat juga terjadi pada anak-anak, namun sangat sedikit

Tipe yang sering diderita orang dewasa adalah LMA dan LLK, sedangkan LLA sering terjadi pada anak-anak.



et cetera